Saturday, 27 January 2018

Galau Menentukan Pilihan Jurusan

Assalamualaikum.
Gambar dari grup WA Matrikulasi Batch 5 Bandung 3
Sudah H-3 deadline pengumpulan NiceHomeWork #1 Institut Ibu Profesional batch 5 ini, tapi saya masih galau menentukan jurusan apa yang akan saya tekuni di universitas kehidupan ini.
Teman-teman di kelas sebagian besar sudah mengumpulkan NHWnya. Teteh fasilitator bilang, tinggal 18 orang lagi yang belum. 18 dari 48 orang itu berarti sekitar 62% teman di kelas sudah mengumpulkan.
Saya masih bingung, masih galau, jurusan apa yang benar-benar saya butuhkan. Ada banyak yang ingin saya pelajari. Dari mulai ilmu ikhlas, ilmu sabar, ilmu menjadi ibu dan istri yang profesional, parenting, ilmu tata laksana rumah tangga, manajemen emosi, dan ada beberapa lagi yang membuat saya bingung menentukan ilmu yang mana yang akan menjadi fokus saya. Yang sedang jadi pertimbangan saya adalah kelimuan yang saya peroleh di perguruan tinggi kan ga terlalu klop ya dengan kehidupan yang saya jalani saat ini, maka saya ingin jurusan yang saya pilih saat ini adalah jurusan yang memang betul-betul saya butuhkan dan bisa memperbaiki kehidupan saya. 
Saya teringat jaman menjelang SPMB tahun 2006 dulu. Saat menentukan pilihan jurusan, sepertinya kegalauan saya mirip dengan saat ini. Hanya saja dulu yang membuat saya bingung adalah saya takut salah jurusan dan tidak bisa menyelesaikan kuliah. Sebenarnya dari hasil psikotes, konsul dengan guru-guru, diskusi dengan orang tua, dan minat saya sendiri insyaallah mantap memilih Kedokteran UNPAD. Tapiiii, dodolnya saya saat itu, saya bingung karena kecengan saya tidak memilih UNPAD dalam SPMBnya. Antara ingin tetap memilih kedokteran UNPAD, atau memilih jurusan lain di kampus yang sama dengan kecengan saya itu. Saya mikirnya, walaupun tidak sejurusan, minimal kalau satu kampus peluang saya untuk sering bertemu lebih besar. Astagfirullah. Masa-masa itu, lucu, tapi jadi malu...
Sampai kemudian di hari terakhir sebelum pengumpulan formulir SPMB, saya mengubah pilihan saya. Yang tadinya pilihan 1 Kedokteran UNPAD, pilihan 2 MIPA ITB menjadi pilihan 1 MIPA ITB, pilihan 2 MATEMATIKA UPI. Hehe
Selama menunggu pengumuman hasil SPMB, saya tak pernah berdoa agar saya lulus di pilihan pertama seperti doa teman-teman lain pada umumnya. Doa saya adalah semoga saya diterima di kampus yang sama dengan kecengan saya. Kecengan saya saat itu memilih FIKTM ITB dan MATEMATIKA UPI. 
Alhamdulillah Allah kabulkan doa saya. Saya kuliah di FISIKA ITB dan kecengan saya di Teknik Geofisika ITB. Tapi ternyata, meski satu kampus, harapan untuk sering bertemu tinggal harapan. Gedung prodi kami berada di barat-timur. Kami sibuk dengan kegiatan masing-masing.
Tuh kan, cenah lagi galau memilih jurusan di universitas kehidupan, tapi malah nostalgia saat memilih jurusan kuliah dulu. Gapapa lah ya, sedikit menyegarkan pikiran. 'Kan saya jadi senyum-senyum sekarang, dan siap berpikir lagi jurusan apa yang akan jadi pilihan saya kali ini. Hehe...
Wassalamualaikum.



Cibiru, 27012018, saat matahari masih malu menampakan diri.

No comments:

Post a Comment