Saturday, 3 February 2018

How To Be A Professional Mother
Rangkuman Video Materi Matrikulasi Ibu Profesional
Sesi #2

Assalamualaikum
Link youtube
Hari ini saya mau coba menulis ulang isi videonya Bu Septi di Matrikulasi Ibu Profesional Sesi #2 yang berjudul "How To Be A Professional Mother". Link video ini saya dapatkan di grup WA Matrikulasi IIP.

Bu Septi bilang bahwa sejak lahir anak memiliki 4 hal

  1. Intellectual Curiousity, maksudnya adalah rasa ingin tahu yang sangat besar. Sehingga sangat wajar jika anak sering sekali bertanya ini itu yang terkadang kita sebagai orang tua bosan  menjawabnya.
  2. Creative imagination. Imajinasi yang kreatif dan di luar dugaan.
  3. Art of discovery, seni menemukan sesuatu.
  4. Nobble Attitude, akhlak yang mulia.
Dengan bekal yang sudah Allah kasih itu, anak  kita tentu adalah seorang anak yang hebat.Jika semakin buruk, maka yang harus dipertanyakan adalah orangtuanya, ‘ada apa dengan kita?’. Misal seorang anak yang tadinya banyak bertanya kemudian berubah menjadi apatis. Jadi, GA BISA MAIN-MAIN dalam MENDIDIK ANAK.

Selain 4 bekal di atas, setiap anak juga memiliki fitrah. Fitrah anak tersebut antara lain :
  • Homoludens, makhluk yang senang dengan permainan dan bermain. Jadi memang dunia anak itu dunia bermain, dan kita sebagai ibu harus bisa bermain bersama anak.
  • Rentang konsentrasi anak itu hanya satu menit dikali usia pertahun. Misal seorang anak berusia 5 tahun, maka rentang konsentrasinya adalah 1 menit x 5 jadi lima menit. Jika kita ingin mengajak anak berkonsentrasi selama 30 menit maka setiap 5 menit perlu ice breaking, ent ah itu dengan cara tepuk-tepuk atau loncat atau apapun. Rentang konsentrasi ini bisa bertambah jika anak diberi stimulus sejak kecil.
  • Secara natural, anak adalah makhluk pembelajar. Jika saat ini anak tidak suka belajar maka yang salah adalah orangtua yang membuatnya menjadi tidak suka belajar. Maka kita harus wajib menjaga agar anak tetap suka belajar.
  • Otak anak 80% berkembang di usia 0-8 tahun, masa emas anak ada di usia 0-3tahun.


Sebagai orangtua, kita harus punya prioritas waktu, kapan full bersama anak, kapan mengerjakan pekerjaan lain. Karena
tidak ada yang berhasil dengan yang setengah-setengah

Ibu professional itu :
  1. Bersungguh-sungguh mendidik anak dengan professional
  2. Memahami cara mendidik anak, mengelola keluarga dengan baik, mandiri secara finansial tampa harus meninggalkan anak dan keluarga


Tahapan (pilar) menjadi ibu professional :
  1. Bunda Sayang : Memahami benar-benar ilmu dasar pola mendidik anak sehingga anak menjadi suka belajar bukan sekedar bisa, bagaimana memotivasi anak agar member efek positif untuk anak, bagaimana meningkatkan ekspresi kreatifitas anak, bagaimana mengajarkan kemandirian anak
  2. Bunda Cekatan:  Mendidik ibu untuk meningkatkan kualitas hidup sebagai seorang perempuan, istri dan ibu, melatih ibu mengelola keuangan keluarga, memanage waktu, emergency first, safety riding, rumah elok
  3. Bunda Produktif:  Menggali potensi kreatifitas dengan tujuan mandiri secara finansial tanpa harus meninggalkan anak-anaknya
  4. Bunda Shaleha : Menularkan semangat, membagi inspirasi agar bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat
Semua pilar tersebut akan timpang jika pilar pertama dan kedua tidak dilewati dengan sempurna .


Piramida ibu professional:
  • Bagaimana mendidik anak
  • Bagaimana mengelola keluarga
  • Bagaimana agar percaya diri sebagai seorang perempuan, istri, dan ibu
  • Bagaimana meningkatkan kualitas diri terus meneruPeningkatan noble attitude (akhlaq mulia)


“Mendidik satu ibu  sama dengan mendidik satu generasi”
“be professional, rejeki will follows”
Postingan ini ditulis dalam rangka mengikat ilmu agar lebih mudah terserap dan mudah dicari jika suatu saat memerlukan.

No comments:

Post a Comment