Thursday, 20 July 2017

Memilih Sekolah (2)

Assalamualaikum.

Setelah menyadari bahwa sekolah-sekolah kecengan ternyata budget-nya ga masuk dan lokasinya rata-rata terlalu jauh, maka akhirnya kami memutuskan untuk survey sekolah-sekolah sekitar rumah saja. Di sini saya sudah jauuuh menurunkan standar sekolah impian. Jadilah kami survey ke beberapa sekolah sekitaran rumah.

1. PG-TK Al-Kautsar
Sina di Al-Kautsa
Lokasinya ada di komplek Vijaya Kusumah. Yang ini sekolah yang lokasinya paling dekat dengan rumah. 5 menit jalan kaki nyampe. Main lah kami ke sana. Langsung datang ke office nya, ketemu Bu Kepsek. Bagus sambutannya, ramah dan hangat. Dikasih brosur dan rincian biaya dll. Yang asik lagi, selama bu Kepsek menjelaskan banyak hal, Sina dikasih pinjem mainan. Sina pilih lego-legoan yang memang kesenangannya. Konsepnya standard pg tk islam pada umumnya. Gedung dan fasilitas lumayan sih untuk biaya yang ga terlalu mahal. Sebenarnya ini rumah tinggal yang diubah suai jadi sekolah. Jadi beberapa ruangan memang sempit tapi memang diperuntukkan untuk kelas kecil yang 5-6 orang. Toilet bersih.  Playgroundnya lumayan bagus dan banyak macamnya. Sina diperbolehkan ikut trial di kelas PG. Sayangnya pas di kelas sempat dengar gurunya menegur salah satu siswa yang 'ga mau diem' begini : Hayo, bunga, kalau ga mau diem nanti ga boleh main perosotan. Aih koq asa ngancam ya. Hehe. Itu aja sih yang kurang sreg, yang lainnya OK sih kayaknya. Biaya masuk sekitar 2,2jt dan biaya bulanan 125rb. Masih ada biaya lain-lain tapi lupa detailnya. Karena ini rada deket rumah, jadi sering lihat atau dengar kalo lagi ada kegiatan. Market day dll. Asa sering dan asa too much gitu. Tapi lihat orangtuanya kayaknya kompak seru gitu, botram, maen, dll. Antara mau tapi ragu masukin Sina ke sini...

2. RA Manunggal
Sina di RA Manunggal
Ini masih di komplek Vijaya KUsUmAh tapi rada jauh dari rumah.
Masih bisa dijangkau dengan jalan kaki sih kalo lagi ga ada kendaraan tapi ya lumayan sekitar 10-15menitan. Maen ke sana langsung datang ke kantornya. Ditanya dong : ada perlu APA? Saya jawab mau nanya-nanya pendaftaran siswa baru. Jawabannya adalah pendaftarannya masih belum buka, paling ntar bulan Juni ( saya ke sana April). Saya tanya brosur juga belum dicetak Katanya. Tapi ada rincian biaya tahun lalu yang kemungkinan besar ga akan beda jauh sama tahun ini. Tahun lalu biaya masuk sekitar 2,1jt dan bulanan 125rb.
Kalo bangunan dan fasilitas ini keliatan banget sekolahnya. Maksudnya bangunannya, ruang-ruang kelas, halaman yang luas, playground yang lumayan banyak macemnya. Lumayan lah karena emang dari awal ini sekolahan bukan rumah yang dijadikan sekolah. Dan yang penting banget pas keluar kelas main di halaman ga perlu khawatir sama lalu lalang kendaraan karena sekeliling di pagar dan jauh juga ke jalan raya. Sayangnya ga bisa trial, petugas yang ngobrol sama saya juga ga tau apa itu trial. Alhamdulillah dibolehkan keliling lihat-lihat dan main di playground. Nah, sayangnya pas Sina maen di playground itu ada 2 anak yang nyamperin ikut main, padahal tadinya lagi ada kegiatan di kelas. Saya ga tau itu yg PG apa TK. Nah sampe saya mau pulang tuh anak 2 ga ada guru yang nyusulin, kayak 'diantep' aja gitu. Hmm, yang ini yang rada ga sreg. Tapi Sina kayaknya suka sih main-main di playgroundnya.

3. PG TK Ummu Rahmah
Masih di komplek Vijaya Kusumah namun lebih jauh lagi dari rumah. Tau sekolah ini dari tetangga, ada teman main Sina yang sekolah di sana, sekalian daycare. Jadi saya tanya-tanya deh. Kalau yang ini sebenarnya rumah tinggal yang diubahsuai juga jadi sekolah + daycare. Baru setahun kmrn pindahan karena sebelumnya lokasinya ngontrak di blok sebelahnya. Nah, saya baru nyadar kalo saya pernah bawa main Sina di sana waktu usia Sina masih 2tahun-an. Waktu itu Sina ikut-ikutan sama temannya tetangga depan rumah yang sekolah di sana. Ya saya jadi kebayang sih karena pernah ngintip kegiatannya. Sekolahnya udah lama, cuma daycare nya memang baru satu tahun kemarin sejak pindah lokasi itu. Saya ga yakin ada berapa ruang kelas karena ga keliling, tapi sempat ngintip salah satu ruang ya lumayan lah. Fasilitas seperti balok-balok, lego, puzzle, DLL cukup lengkap saya kira. Sayangnya, karena lokasinya di rumah tinggal di dalam komplek, jadi halamannya sempit so ga ada playground gitu. Cuma ada perosotan satu udah aja. Yang kaget waktu dengar biayanya. Biaya masuk sekitar 500rb dan bulanan 40rb until PG TK dan 500rb untuk daycare. Segitu udah termasuk seragam. Muraaah alhamdulillah. Masih mirip-mirip biayanya sama di kampung halaman sana.

4. PAUD Melati
Again, masih di komplek yang sama, selisih dua blok sama  Ummu Rahmah. Yang ini cuma sempat lihat dari depan karena Sina ga mau diajak masuk. Bahkan ga sempat moto plang na 

5. PAUD Alam Terpadu Bintang Cendikia
Yang ini lokasinya cukup jauh sih dari rumah kami. Ada di kelurahan Pasir Biru, masih kecamatan Cibiru. Tau sekolah ini karena lihat spanduknya di jalan sindangreret pas mau maen ke Borma cinunuk. Rada menarik karena ada embel-embel 'alam'nya. Saya hubungi deh tuh nomor kontak yang ada di spanduk, tanya masih buka pendaftaran ga soalnya pas saya telpon itu udah awal juli. Katanya masih, tapi disuruh langsung datang aja ke sekolah untuk info lebih lanjut.
Ke sana lah ceritanya, lumayan rada susah nyari-nya karena ada di dalam gang. Tapi pas nanya-nanya ternyata orang-orang banyak tau sekolah ini. Namanya Paud Alam Terpadu, sekolah ini merupakan sekolah binaan PGTKnya UPI. Konsepnya memang ke arah sekolah alam, tapi pada kenyataannya katanya belum bisa 100% ngikutin kurikulum sekolah alam, jadi boleh dibilang masih semi sekolah alam gitu. Masih ada kegiatan di kelas, tapi ada di luar kelas juga. Ke sawah, ke balong, dsb.  Kalau kondisi kelas ga kondusif otomatis langsung diajak keluar katanya. Bangunan sih ya biasa aja ya, ada beberapa ruang kelas dan saung, ada mesjid, ada halaman lumayan luas, ada playground sedikit. Kalau tools saya lihat cukup lengkap ya dari balok-nalok, lego, puzzle, huruf-huruf, angka, mainan masak-masakan, hewan-hewan, dll kayaknya di sini lebih lengkap dibanding sekolah- sekolah sebelumnya yang saya cerita di atas. Gurunya, yang ada waktu itu, cukup informatif dan saya suka cara penyampaiannya. Nah, yang bikin saya makin senang, biayanya alhamdulillah termasuk murah dibanding sekolah lain yang saya survey. Biaya masuk sekitar 600rb dan bulanan ga nyampe 50rb, ada infaq perhari 2rb aja. Ada sih uang kegiatan yang kalau ditotalin setahun sekitar 1,4jt.
Sepertinya pilihan kami jatuh pada sekolah ini. Bismillah

Karena sepertinya saya sudah menemukan sekolah yang rada cocok, maka saya menghentikan survey-survey ini, walaupun ada satu sekolah yang saya masih penasaran. Tapi kami memutuskan mengakhirinya.

Wassalamualaikum.

No comments:

Post a Comment