Tuesday, 6 March 2018

Sina di Taman Lalu Lintas

Assalamualaikum.
Alhamdulillah, hari Sabtu 3 Mar 2018. saya dan Sina jalan-jalan ke Taman Lalu Lintas. Sebenarnya dari bulan Februari sudah berencana mau ke Taman Lalu Lintas tanggal 1 Maret, tapi kebetulan kelas Matrikulasi IIP mengadakan kopdar di Taman Lalu Lintas juga tanggal 3, jadi ya sudah kami undur saja ke tanggal 3 agar tak usah dua kali ke sana dalam waktu berdekatan. Rencana awalnya kami akan pergi bertiga, agar saat saya mengikuti acara kopdar IIP Sina bisa puas main di sana ditemani ayahnya. Sayangnya suami tiba-tiba harus ke Tasik tepat Sabtu pagi so hanya saya dan Sina yang ke Taman Lalu Lintas. Saya tidak akan cerita acara kopdar IIP, tapi cerita Sina selama di sana.
Pukul 06.30 berangkat dari rumah bertiga, ikut Ayah sampai tempat bus damri ngetem. Kami naik bus, Ayah langsung ke Tasik. Sina senang sekali di bus, katanya 'Bun, Sina udah lama ga naik bus Tayo." Iya Sina memang menyebut bus damri dengan bus tayo karena warnanya biru dan memang ada gambar tayo di bagian belakang dalam bus. Tarifnya sudah naik ternyata jadi Rp.6000 jauh-dekat. Alhamdulillah masih tetap terjangkau.

Sina di bus damri

Saat itu cuaca mendung, padahal hari-hari sebelumnya pagi selalu cerah dan  baru hujan selepas dzuhur. Tapi hujan mulai turun saat kami masih di bis. Alhamdulillah payung kami tak ketinggalan. Kami turun di SPBU Supratman dan berencana lanjut naik gojek agar tak perlu dua kali naik angkot. Tapi hujan semakin deras dan jam sudah menunjukan hampir pukul 08, kami memutuskan naik angkot saja. 
Sampai di Taman Lalu Lintas, saya mengontak teman-teman grup menanyakan meeting point dimana karena saya tidak melihat spanduk atau apapun di gerbang. Sambil menunggu jawaban, kami membeli tiket dan masuk. Harga tiketnya Rp.6000 saja, Alhamdulillah.


Alhamdulillah hujan reda. Acara kopdar MIIP juga berlangsung lancar dan seru. Sayangnya saya agak kurang fokus karena ada yang tidak sabar ingin naik kereta. Alhamdulillah bisa mengikuti acara sampai selesai meski akhirnya duduk di tempat terpisah karena sambil mengamati Sina yang main perosotan.
Senangnya pegang tiket kereta.
Yeeee naik kereta
Setelah itu kami berkeliling, sayangnya hp saya lowbat jadi tidak banyak ambil foto lagi.


Sudah hampir pukul 14 dan Sina belum mau pulang. Maunya lanjut berenang tapi kami janjian dengan Kak Fadli di BIP dan harus segera ke sana.
Foto diambil dari status WA Mba Yuni
Demikian cerita kami kali ini.
Wassalamualaikum.

No comments:

Post a Comment