Assalamualaikum.
Aku menulis draft ini menggunakan hp. Duduk di sebuah coffe cafe di tengah kota Cianjur. Mba-mba wardah dan para panitia masih sibuk menata cermin dan berbagai tools make up di meja.
Aku yang datang sendiri, cukup gabut menunggu kelasnya dimulai. First impression ku sedikit kecewa ya. Lebih dari lima puluh persen peserta sudah hadir tapi tempat belum siap. Memang belum waktunya acara dimulai sih, jika melihat di rundown, masih ada waktu tiga puluh menit sampai acara dimulai. Tapi, di grup tempat kami para peserta dikumpulkan, diinfokan open registration pukul 14.00 (satu jam sebelum kelas dimulai) dan dipersilakan mencoba personal color analysis. Saat aku menuliskan ini, jam di hpku menunjukan pukul 14.38. Registrasi? Hmmm ada kertas hvs kosong yang dikelilingkan untuk mengisi daftar hadir. Personal color analysis gimana? I dont know, kulihat belum ada satu pun yang mencoba. Let see yaaa.
Update
Pukul 15.15 semua meja sudah siap, lengkap dengan makeup dan aneka toolsnya, juga cermin, kapas dan tisu. Teteh MC belum membuka acara, tapi mempersilakan delapan orang pertama yang hadir sejak pukul 14.00 untuk mengangkat tangan dan mencoba personal color analysis. Yang lainnya, sambil menunggu dipersilakan untuk shalat ashar. Aku mengangkat tangan. Teteh MC juga mempersilakan dua orang untuk maju ke depan lebih dulu. Salah satunya aku. Sudah maju, ternyata alat-alat untuk melaksanakan personal color analysisnya belum siap, cermin dan lampu-lampu baru dikeluarkan. Aku (dan salah satu peserta lain) yang sudah berdiri di depan kembali ke kursi. Beberapa waktu kemudian, setelah siap, aku kembali maju dan duduk di kursi yang disediakan. Teteh berseragam wardah menjelaskan bahwa apa yang akan kita lakukan saat itu adalah personal color analysis basic, hanya menentukan undertone kita warm atau cool. Teteh wardah memasangkan cap putih di dada tapi tidak cap di kepala, jadi tetap menggunakan kerudungku yang berwarna abu. Kemudian beliau mengatakan agar aku fokus melihat dark circle di bawah mata, area hitam sekitar bibir dan dark spot. Perhatikan warna kain yang mana yang membuatku lebih cerah dan menyamarkan dark circle di bawah mata dan area sekitar bibir tadi. Setelah mengganti beberapa warna kain, akhirnya disimpulkan bahwa undertone ku adalah WARM. Sejujurnya saat itu aku ga terlalu melihat jelas perbedaannya, aku yang harus melepas kacamata tapi lupa memakai softlens tidak bisa melihat dengan baik. Maka aku percaya aja lah sama teteh wardah. Tidak sampai 5 menit selesai.
Sedikit selfie.
Sekitar pukul 16.00 Teteh MC resmi membuka acara. Dimulai dengan perkenalan setiap peserta kemudian lanjut make up class. Tema makeupnya yang saat ini sedang viral yaitu makeup segar seperti habis mandi. Alhamdulillah kami bisa mencoba cushion berbagai shade, memilih yang mana yang paling cocok. Begitupun dengan makeup lainnya seperti concealer, blush, eyeshadows, contour, hingga lipstik. Yang paling aku suka adalah mencoba berbagai lip product aneka tekstur aneka warna. Tanpa ragu tanpa malu-malu. Kami diajarkan makeup step by step. Cukup detail. Selain ada teteh yang mendemonstrasikan proses makeup ke model, ada juga beberapa teteh lain yang berkeliling, memastikan setiap peserta bisa mengikuti step nya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan peserta. Sesi ini, aku cukup puas.
Setelah selesai kelas makeup, kami foto bersama dan tentu saja, ngonten. Sebenarnya ada sesi foto sendiri-sendiri, menunjukkan hasil makeupnya, tapi aku menolak. Hehe.
Selanjutnya, sambil menunggu waktu berbuka, kami menukarkan voucher wardah ke booth wardah. Kami mendapat voucher seratus ribu dan aku menukarkannya dengan satu lip glasting dan satu lipcream, nambah dua puluh ribu sih, tapi ya gapapa.
Menu buka puasanya es teh leci dan nasi soto. Enak, puas.
Kesimpulanku, meski sedikit kecewa di awal, aku cukup puas dengan dengan kelasnya. Dengan membayar 188k, aku mendapatkan
- personal color analysis basic
- kelas makeup
- voucher wardah 100k
- hijab dari rilufa hijab
- menu buka puasa es teh leci dan nasi soto
Alhamdulillah.
Wassalamualaikum.
No comments:
Post a Comment